loader gif

Pengemis

Suatu hari ketika aku hendak naik kereta, aku tertegun melihat seorang pengemis tua. Kuperhatikan dia, dengan sedikit gumamamnya. Aku penasaran apa yang sedang dia gumamkan. kudekati dia namun tidak terlalu dekat.

Ketika ada seorang gadis gemuk lewat, kakek tua itu bergumam “babi”. Wow, aku tercengang mendengar perkataan pengemis tersebut, masih bisa-bisa nya dia menghina sedangkan dia sendiri sambil menyodorkan mangkuk berisi uang receh.

Ketika seorang pria berdasi berpakaian rapi mendekat, dia bergumam “manusia”. Hah, aku tidak paham sama sekali. Kenapa dia memanggil pria tersebut manusia sedangkan gadis gemuk tadi babi.

Kuputuskan untuk tidak memikirkannya lagi. Aku memutuskan untuk pergi ke kantor, toh sudah agak siang juga.

Dikantor, pikiran ku masih tertuju pada pengemis tua itu. Kenapa dia bergumam seperti itu. Kuputuskan untuk menanyakannya esok hari.

Ketika aku mendekati dia kembali, aku dengarkan gumaman dia. “sapi”, ketika ada seorang remaja cantik melewati dia. “ayam” ketika ada seorang pria paruh baya mendekati dia. Aku tambah heran, kenapa gumamannya seperti itu, kuputuskan untuk mendekati dia dan memberi uang receh. “roti” ketika aku tepat dihadapan si pengemis itu. Lalu kutanya, “kenapa kau bergumam seperti itu ?”, dia menjawab, “aku bisa mengetahui apa yang baru saja orang makan”. mendengar tersebut, aku kagum, memang benar pagi tadi aku hanya sarapan dengan roti.

Luar biasa memang kakek pengemis ini.

Leave a Reply